Istilah Toko HP & Akuntansi
Definisi istilah teknis yang sering muncul di operasional toko HP dan akuntansi. Penjelasan dari praktisi — singkat, jelas, dan ditautkan ke fitur CelluPro yang relevan.
IMEI (International Mobile Equipment Identity)
Lihat penjelasan lengkap →IMEI adalah nomor identitas unik 15 digit yang dimiliki setiap unit handphone — tercetak di body, kotak, atau bisa dilihat dengan ketik *#06# di dialer. Untuk toko HP, IMEI adalah kunci tracking unit individual: garansi, retur, klaim asuransi, dan bukti kepemilikan sah semua bergantung padanya.
Tutup Buku (Month-End Closing)
Lihat penjelasan lengkap →Tutup buku adalah proses menyegel data keuangan satu periode (biasanya bulanan) setelah final, agar tidak bisa diubah lagi tanpa jejak audit. Hasilnya: laporan laba rugi, neraca, dan distribusi laba yang valid untuk periode tersebut — basis pelaporan ke investor, pemilik, dan kantor pajak.
Neraca (Balance Sheet)
Lihat penjelasan lengkap →Neraca adalah laporan keuangan yang menampilkan posisi aset, kewajiban, dan modal toko pada satu titik waktu. Persamaan dasarnya: Aset = Kewajiban + Modal. Untuk toko HP, neraca penting untuk evaluasi solvabilitas, presentasi ke investor, dan basis perhitungan bagi hasil.
Laba Rugi (Profit & Loss / Income Statement)
Lihat penjelasan lengkap →Laba rugi adalah laporan keuangan yang menunjukkan pendapatan, harga pokok, biaya, dan laba bersih satu periode. Strukturnya: Pendapatan − COGS = Laba Kotor; Laba Kotor − Biaya Operasional = Laba Bersih. Untuk toko HP, laba rugi adalah indikator profitabilitas paling langsung.
Komisi Bertingkat (Tiered Commission)
Lihat penjelasan lengkap →Komisi bertingkat adalah skema komisi reseller di mana persentase komisi berubah berdasarkan volume penjualan — misal 5% untuk 1–10 unit, 7% untuk 11–20, 10% untuk 21+. Mendorong reseller jual lebih banyak, tapi perlu sistem otomatis untuk hitung tier yang berubah real-time.