HPP (Harga Pokok Penjualan / COGS)
Definisi
HPP atau Harga Pokok Penjualan adalah biaya yang dikeluarkan toko untuk membeli/memperoleh unit yang terjual. Untuk toko HP, HPP per unit = harga beli + biaya tambahan (ongkos kirim, repacking, garansi tambahan). Tracking HPP per-IMEI memungkinkan toko menghitung margin per unit secara akurat — bukan estimasi.
Apa itu HPP dan bedanya dengan harga jual?
HPP (Harga Pokok Penjualan), dalam bahasa Inggris COGS (Cost of Goods Sold), adalah total biaya yang dikeluarkan toko untuk mendapatkan unit yang akhirnya terjual. Untuk toko HP, HPP per unit terdiri dari: harga beli ke supplier, biaya kirim (kalau dibebankan terpisah), biaya repacking/segel ulang, dan kadang biaya garansi tambahan/pengetesan. Harga jual − HPP = profit kotor (gross profit) — ini angka inti untuk evaluasi toko.
Bedakan dengan harga jual: harga jual adalah angka yang dibayar pembeli; HPP adalah angka yang sudah dibayar toko ke supplier. Toko yang tidak memisahkan keduanya dengan tegas sering tertipu — mengira untung karena cash in, padahal sebagian besar cash itu harus dikeluarkan lagi untuk supplier (hutang dagang).
Kenapa HPP harus dicatat per-IMEI untuk toko HP?
Di toko HP, dua unit dengan tipe yang sama bisa punya HPP yang sangat berbeda. Misal: iPhone 15 Pro Max 256GB Natural Titanium — unit A dibeli Rp 18 jt dari distributor resmi, unit B dibeli Rp 17.2 jt dari supplier inter, unit C dibeli Rp 16.5 jt second-mulus dari reseller. Saat 3 unit ini terjual, profit nyata sangat berbeda — tapi laporan toko yang HPP-nya berdasarkan rata-rata akan menyembunyikan fakta itu.
Cellupro menyimpan HPP per-IMEI. Saat penjualan dicatat, sistem mengambil HPP unit yang spesifik itu (bukan rata-rata) lalu menghitung margin nyata. Setelah beberapa bulan data, owner bisa lihat: "iPhone dari supplier X margin rata-rata 8%, dari supplier Y margin rata-rata 12% — sebaiknya beli lebih banyak dari Y."
Margin sehat untuk toko HP
Margin per unit di toko HP umumnya tipis: brand flagship (Apple, Samsung high-end) 5–10% margin kotor; brand mid (Xiaomi, OPPO, vivo mid-range) 8–15%; brand entry (Xiaomi/Realme entry, refurbished/second) 15–25%. Margin di aksesori (case, tempered, charger, headphone) jauh lebih tinggi: 35–60% kotor.
Toko sehat tidak hanya kejar volume HP — mereka kombinasikan dengan aksesori margin tinggi untuk menutup biaya tetap. Tracking margin per kategori dan per supplier di Cellupro membantu owner memutuskan: dorong volume HP brand A atau push aksesori brand B?
Halaman terkait di Cellupro
Konsultasi singkat via WhatsApp
Bila penjelasan di atas masih belum jelas, atau Anda butuh konsultasi spesifik untuk toko Anda - tim Cellupro siap bantu via WhatsApp.