Daftar isi Pusat Bantuan

Tiap toko punya database sendiri

1 menit bacaDiperbarui
Untuk:Pemilik toko
Ringkasan
Tiap toko (bisnis) yang signup di Cellupro dapat database tersendiri yang terpisah secara fisik — bukan baris di tabel bersama. Bug di aplikasi yang nyebabin data toko A bocor ke toko B mustahil terjadi karena DB mereka memang berbeda.

Banyak SaaS pakai shared database — semua customer share tabel yang sama, dipisah cuma pakai kolom tenant_id. Kalau ada bug query tanpa WHERE tenant_id, data customer A bocor ke customer B. Cellupro pakai pendekatan berbeda: tiap toko dapat database fisik tersendiri.

Implementasi teknis

  • Saat Anda signup, sistem fork database template baru khusus untuk toko Anda — dikasih nama unik (misal: cellupro-tenant-tokoberkah).
  • Database Anda berbeda fisik dengan database toko lain — beda server, beda kredensial.
  • Token akses ke database Anda di-encrypt at-rest dengan KEK (Key Encryption Key) di control plane.
  • Sistem login (control plane) tahu mana database Anda berdasarkan slug subdomain di URL.
  • Setiap request dari Anda hit database Anda — tidak ada query yang join antar database.

Apa konsekuensinya

AspekShared DB (industri umum)Cellupro (per-tenant DB)
Risiko data bocorBug query tanpa tenant_id = bocor lintas customerMustahil — DB fisik berbeda
PerformanceCustomer besar bisa slow customer kecilIsolasi performa — toko aktif tidak ganggu toko lain
BackupRestore lintas customer rumitBackup per toko — restore tidak affect lain
ComplianceSulit jamin data residencyLokasi DB per toko bisa di-spesifikkan
Apakah artikel ini membantu?

Baca juga