Aset tetap di dashboard, laporan, dan tutup buku

1 menit bacaDiperbarui
Untuk:Pemilik toko
Ringkasan
Dashboard menampilkan Nilai buku aset. Laporan memuat Penyusutan Aset dan laba rugi pelepasan di bawah Laba Operasional. Tutup buku membekukan rincian penyusutan per aset dan mengunci parameter aset yang terlibat.

Angka aset tersebar di tiga tempat dengan peran berbeda: dashboard untuk posisi hari ini, laporan untuk beban per periode, dan tutup buku untuk angka yang dibekukan.

Dashboard

Bagian Aset dan operasional toko di dashboard: Saldo kas Rp 199.570.000, Nilai stok, Piutang beredar Rp 10.900.000, Nilai buku aset Rp 23.770.000, Laba bulan ini, dan Margin laba
Kartu Nilai buku aset di dashboard pemilik.

Kartu Nilai buku aset menjumlahkan nilai buku semua aset aktif per bulan ini. Kartu ini hanya untuk pemilik dan tetap tampil selama masih ada nilai buku walau modul dimatikan. Saat aset dibeli dari kas, kartu Saldo kas turun dan kartu Nilai buku aset naik: uangnya berpindah bentuk, bukan hilang.

Laporan laba rugi

Kartu Laporan Laba Rugi: Laba Operasional Rp 2.550.000, lalu Penyusutan Aset Rp 490.000, Piutang Tak Tertagih Rp 1.250.000, Rugi Pelepasan Aset Rp 800.000, dan Laba Setelah Beban Non-Kas Rp 10.000
Laporan bulan berjalan: Penyusutan Aset Rp 490.000 dan Rugi Pelepasan Aset Rp 800.000 di bawah Laba Operasional.
BarisIsinya
Penyusutan AsetTotal penyusutan semua aset untuk periode laporan. Untuk periode yang memotong bulan, dihitung proporsional menurut hari.
Laba atau Rugi Pelepasan AsetSelisih uang diterima dengan nilai buku untuk pelepasan yang tanggalnya masuk periode.
Laba Setelah Beban Non-KasLaba operasional setelah penyusutan, piutang tak tertagih, dan laba rugi pelepasan. Inilah laba bersih yang dipakai tutup buku dan bagi hasil.

Laba Operasional sengaja tidak memasukkan penyusutan, supaya angka yang sudah Anda kenal di kartu dashboard tetap sama artinya.

Tutup buku

Pratinjau P&L Juli 2026 di halaman Tutup Buku: Total Penjualan, HPP, Laba Kotor, potongan, komisi, biaya, baris Penyusutan Aset Rp 300.000, dan Laba Bersih, diikuti grafik waterfall
Pratinjau tutup buku Juli 2026 dengan baris Penyusutan Aset Rp 300.000.
  • Pratinjau P&L menampilkan baris Penyusutan Aset, Piutang Tak Tertagih, dan Laba atau Rugi Pelepasan Aset, masing-masing hanya kalau nilainya bukan nol.
  • Daftar biaya di pratinjau merinci penyusutan per aset, misalnya Penyusutan: Etalase kaca 2 pintu.
  • Saat bulan dikunci, rincian per aset dibekukan bersama ringkasan bulan. Sejak itu harga, tanggal, nilai sisa, dan masa manfaat aset tersebut tidak bisa diubah, dan aset tidak bisa dihapus, hanya dilepas.
  • Membuka kembali bulan (reopen) membuang rincian yang dibekukan. Tutup buku berikutnya menghitung ulang.

Export dan asisten AI

Export Excel menambahkan kolom Beban Non-Kas kalau nilainya bukan nol. Asisten AI, khusus pemilik, bisa menyebut daftar aset, nilai buku, dan rincian penyusutan bulan tertentu, misalnya untuk menjawab kenapa laba bersih bulan ini lebih kecil dari laba operasional.

Apakah artikel ini membantu?

Baca juga

Daftar isi Pusat Bantuan