Saldo kas vs laba: kenapa untung tapi uang tipis

2 menit bacaDiperbarui
Untuk:Pemilik toko
Ringkasan
Laba dihitung saat transaksi terjadi (jual, biaya, penyusutan), sedangkan kas dihitung saat uang benar-benar berpindah. Beli stok, beli aset, piutang, dan tarik laba membuat keduanya bergerak berbeda, dan keduanya benar.

Pertanyaan paling sering dari pemilik toko yang baru memakai pembukuan: laporan bilang untung, tapi kenapa uangnya tidak ada? Laba dan kas mengukur dua hal yang berbeda. Begitu Anda melihat bedanya, laporan jadi jauh lebih mudah dipercaya.

Dua cara mengukur

Laba (laporan laba rugi)

Omzet dikurangi HPP dan semua beban pada periode itu, apa pun status pembayarannya. Penjualan kredit dihitung penuh sebagai omzet di bulan penjualan. Penyusutan aset dan piutang macet ikut mengurangi laba walau tidak ada uang keluar.

Saldo kas (buku kas)

Uang yang benar-benar masuk dikurangi uang yang benar-benar keluar. Tidak peduli transaksinya untung atau rugi.

Contoh kejadian sehari-hari

KejadianPengaruh ke labaPengaruh ke saldo kas
Jual HP Rp 4,2 juta (modal Rp 3,5 juta) secara kredit, DP Rp 1,2 jutaLaba kotor naik Rp 700 ribu di bulan penjualanNaik Rp 1,2 juta saja. Sisa Rp 3 juta menunggu di Piutang
Pembeli mencicil Rp 500 ribu bulan depanTidak berubah, omzetnya sudah dihitungNaik Rp 500 ribu pada tanggal cicilan
Beli stok 10 HP senilai Rp 40 jutaTidak berubah sampai HP terjual (baru jadi HPP saat terjual)Turun Rp 40 juta
Beli etalase Rp 4,8 juta, masa manfaat 48 bulanTurun Rp 100 ribu tiap bulan selama 4 tahunTurun Rp 4,8 juta sekaligus di bulan pembelian
Bulan berjalan tanpa transaksi aset baruTurun sebesar total penyusutan bulan ituTidak berubah
Piutang Rp 1,25 juta dihapus buku karena pembeli hilangTurun Rp 1,25 juta di bulan hapus bukuTidak berubah
Tarik laba Rp 5 juta untuk kebutuhan pribadiTidak berubahTurun Rp 5 juta

Membaca kekayaan toko

Supaya uang yang berpindah bentuk tidak terlihat hilang, dashboard menampilkan komponennya berdampingan: Saldo kas, Nilai stok, Piutang beredar, dan Nilai buku aset. Jumlahkan keempatnya untuk mendapat gambaran kekayaan toko di luar utang. Saat Anda membeli etalase dari kas, Saldo kas turun dan Nilai buku aset naik dengan jumlah yang sama. Saat menjual kredit, Nilai stok turun, Saldo kas naik sebesar DP, dan Piutang beredar naik sebesar sisanya.

Kalau modul Investor & Bagi Hasil aktif, dashboard menampilkan penjumlahan itu sebagai kartu Total kekayaan toko. Total modal yang disetor investor tidak ada di kartu ini; lihat kartu Total Modal di halaman Investor.

Kebiasaan yang membantu

  • Cek Saldo kas setiap tutup buku dan cocokkan dengan uang fisik ditambah saldo rekening.
  • Lihat kartu Piutang beredar sebelum memutuskan belanja stok besar. Uang di sana belum bisa dipakai.
  • Pisahkan tarik laba dari biaya toko. Uang yang Anda ambil untuk pribadi dicatat sebagai penarikan laba, bukan biaya, supaya laba toko tidak terlihat lebih kecil dari kenyataan.
  • Barang yang dipakai bertahun-tahun (etalase, motor, komputer) dicatat sebagai aset tetap, bukan biaya, supaya laba bulan pembelian tidak jeblok.
Apakah artikel ini membantu?

Baca juga

Daftar isi Pusat Bantuan